Upload Status

Yang punya akun Facebook, atau disingkat fb dan disangkakan singkatan dari fauzi bowo (fb), pasti pernah membuat atau mengunggah status. Biasanya hal ini disebabkan fb sering bertanya “apa yang anda pikirkan?”

Kalau yang saya pikirkan banyak, tetapi tidak semua pikiran saya saya tulis di fb. Tidak ada keharusan bagi saya untuk menulis atau meng-upload status setiap hari, atau tiga kali sehari, atau setiap dua jam sekali. Tidak sama sekali, jangan curiga dan jangan disangka seperti minum obat.

Ada lagi ni, ada yang kepo terhadap status orang. Menurut saya wajar saja, apalagi kalau itu pasangan anda. Atau orang tersebut rekan kerja atau bawahan anda seperti celana anda, atau malah atasan anda seperti topi anda. Tetapi jangan sampai juga melarang orang membuat status, apalagi yang membuat status tidak menyebut nama dan tempat kejadian perkara hanya menyebutkan alamatnya. Biasanya sih hanya menggunakan inisial, misalnya Didi inisialnya Micahel Musliadi Didi, atau Indra inisialnya Kristianus Indra, hehehe inisial jidatmu In.

Saya juga suka membagikan kata-kata mutiara atau nasihat dari orang-orang terkenal, walaupun tidak semua saya kenal. Saya suke-saya suke, kata Ipin dan Upin. Yang penting bagus dan mengena di hati, biasanya ni kalau lagi mau nyindir atau menasihati seseorang atau menyindir diri sendiri. Kalau ada yang kepo dan bertanya “Apa maksud status fb mu?” saya hanya bilang “Mau nyindir” bereskan.

Ada juga ni yang buat atau upload status agar dapat banyak like,atau banyak dikomentari, wajar saja sih. Mungkin saja dulu cita-citanya jadi artis atau penasihat spiritual kayak Aa siapa tu, atau men-share-kan kata-kata dari empunya  G****n W*y dan agar banyak penggemarnya. Banyak yang komen, wuih jadi trending topic, bukan topiq yang anggota D*R* D*I itu ya. Yang komen bisa sampai ratusan mendekati ribuan, yang like apalagi.

Saya termasuk suka mengamati status seseorang,itu harus saya akui, dan kalau itu dosa, semoga diampuni dosa saya oleh Tuhan Jesus.Tetapi saya hanya mengamati dan tidak bermaksud apa-apa. Saya lihat sudah banyak yang memberikan like dan komen. Tetapi yang empunya status malah tidak membalas komen, terutama komen yang sifatnya pertanyaan, tahukan itu kalimat yang ada tanda tanyanya, seperti ini ?????. Saya hanya kasihan yang memberikan komen, “sakitnya tu di sini”, hanya bisa elus dada dan tepok jidat. Kesimpulan saya orang yang bikin status ini pasti orang yang sangat berwibawa, paling tidak menurut dirinya sendiri, hidup wibawa!

Ups, kopi saya sudah habis, ide saya juga sudah mentok, selamat beraktivitas. Sedikit informasi, kemarin saya sangat bangga, ada juga rupanya teman yang menyebut saya sebagai penulis, inisialnya Michael Musliadi Didi. Saya bangga karena sudah dua orang yang menyebut saya penulis, yaitu teman saya tadi dan saya sendiri, upss.


Pusat Damai, 7 Oktober 2016.

Related posts

Tinggalkan Balasan