Lima Belas Keluarga Dari Ompu Emporing, Warga Awal Kampung Seribot

Hari minggu ini 26 Maret 2017, kembali saya dan anak-anak pulang kampung. Anak-anak katanya sudah ingin bertemu dengan sepupu-sepupunya. Saya berusaha agar mereka setidaknya saling kenal sedari kecil. Agar kelak kalau sudah dewasa, mereka bisa saling bantu dan menjaga satu dengan yang lain. Terutama juga saya sekalian menjenguk kedua orang tua, Bapak dan Mamak.

Setiap pulang ke kampung, saya selalu merasa banyak perubahan yang terjadi di kampung. Perubahan yang mudah dilihat adalah semakin ramainya penduduk kampung. Rumah-rumah juga bertambah. Saya tidak tahu sudah berapa Kepala Keluarga penghuni kampung Seribot sekarang.Apalagi sekarang Seribot sudah dimekarkan menjadi tiga Dusun.

Jadi teringat waktu kecil, kampung Seribot masih sepi. Saya hapal  dari ujung kampung ke ujung lainnya posisi dan nama pemilik rumah, hitungan saya hanya 33 rumah pada periode tahun 1980-1985.

Sambil berbincang dengan Bapak dan Mamak, iseng-iseng saya memperlihatkan foto rumah betang di Kampung Kerosik pada tahun 1930. Foto ini saya foto dari foto yang tergantung di Rumah Retret Tirta Ria milik Kapusin. Keterangan fotonya  berasal dari Pastor Frido.

Melihat foto tersebut, Mamak mengatakan modelnya kurang lebih hampir sama dengan rumah betang yang dulunya ada di Ompu Emporing. Mengenai Ompu Emporing ini pernah saya singgung juga ditulisan sebelumnya, cek di sini.

Saya ingin tahu, keluarga siapa saja penghuni asli Ompu Emporing ini. Menurut Mamak, Rumah Betang Ompu Emporing dihuni oleh lima belas keluarga. Mamak masih ingat, keluarga siapa saja yang mendiami Rumah Betang Ompu Emporing.

Bahkan menurut Mamak, beliau bersekolah masih dari Ompu Emporing menuju Seribot sekarang. Kalau hitungan saya itu sekitar akhir tahun 60-an atau awal tahun 70-an. Untuk ini saya masih harus bertanya kepada orang tua yang lain.

Posisi Rumah Betang Ompu Emporing  memanjang dari timur ke barat. Walaupun belum lengkap dan belum saya konfirmasi kepada keturunanya nama-nama keluarga. Tetapi nama-nama yang ada didaftar saat ini masih bisa ditelusuri dan beberapa orang masih ada. Menurut Mamak inilah lima belas keluarga yang menghuni Rumah Betang Ompu Emporing sebelum pindah ke Kampung Seribot sekarang:

  1. Bilik paling barat dihuni oleh Keluarga Mang Boker
  2. Seterusnya ke timur Keluarga Mang Japus,
  3. Keluarga Ne’ Co,
  4. Keluarga Mang Sandi,
  5. Keluarga Ne’ Nangke yang bernama Ne’ Yak,
  6. Keluarga Ne’ Jet,
  7. Keluarga Ne’ Cing
  8. Keluarga Juak,
  9. Keluarga Lanyekng,
  10. Keluarga Mang Bidin atau Alon,
  11. Keluarga Mang Bael,
  12. Keluarga Atong dan Tinah keturunannya Ma Lilis,
  13. Keluarga Acau
  14. Keluarga Tanyi dan Minon.
  15. Keluarga Abon

Daftar ini masih menurut penuturan Mamak. Nama-nama yang ada pada daftar juga masih banyak nama dari pihak perempuan, karena itulah yang bisa diingat mamak. Terus terang ini data awal. Saya harus riset lagi, tentang hal ini. Misalnya dengan menanyakan orang-orang yang ada di daftar yang masih ada atau keturunan dari orang-orang yang ada didaftar.

Keluarga kami sendiri berada pada daftar nomor empat belas. Tanyi adalah nama kakek saya dan Minon adalah nama nenek saya, keduanya sudah tiada. Saya sangat terbuka jika ada keturunan, maupun orang yang ada di daftar  di atas dapat memberikan informasi yang lengkap.

Banyak informasi yang harusnya dapat digali, misalnya mengapa warga Ompu Emporing pindah ke Kampung Seribot. Keluarga siapa yang pertama pindah, bagaimana prosesnya, apa kendala dan semangat apa yang melandasi perpindahan ini.

Dengan adanya daftar ini, saya secara pribadi dapat mengatakan bahwa lima belas keluarga ini dan keturunannya adalah pembentuk atau warga awal Kampung Seribot saat ini.


Pusat Damai, 27 Maret 2017

Related posts

Tinggalkan Balasan