Terima Kasih Sobat Atas Usaha dan Perhatiannya

Sobat, bukannya saya tidak peduli dengan masalah yang mendera keluarga besar saya. Bukannya kami, saya, adik-adik dan orang tua tidak peduli dengan persoalan ini. Kami peduli, kami sedih, terlebih kami malu dengan kejadian ini, kami prihatin dan bersimpati dengan orang-orang dan anggota keluarga kami yang menjadi korban.

Tetapi kami punya cara sendiri untuk mengatasinya, kami punya rencana sendiri untuk mengatasinya. Apa usaha yang sudah kami lakukan baik untuk mengatasi persoalannya dan mengatasi dampaknya, menurut kami tidak perlulah dan tidak bijak kami ekspos di Medsos.

Maaf, kalau saya tidak bisa menampilkan kirimanmu di kronologi saya. Tetapi saya juga tidak keberatan kalau kamu menampilkannya di lapak FB milikmu. Itu sepenuhnya menjadi tanggungjawabmu, baik secara moral maupun hukum. Saya tahu niatmu baik, tetapi maaf itu bukan cara kami. Ini tradisi dan cara keluarga kami, dan mohon cara kami ini juga dihargai oleh sobat.

Pandangan, cara pikir dan prilaku manusia tidak bisa kita samakan sobat. Itu merupakan hal-hal yang prinsip dan dimiliki oleh setiap orang, yang seharusnya bisa dihargai. Tradisi di keluarga kami yang ingin kami tanamkan kepada anak-anak dan keturunan kami adalah tidak mudah berkeluh kesah, apalagi di media sosial.

Apakah kami tidak ingin berbagi dan minta bantuan melalui medsos? Hal itu belum kami pandang perlu untuk saat ini. Tetapi sobat, sekali lagi, terlepas dari hal-hal lainnya, kami mengucapkan terimakasih atas usaha dan niat baikmu sobat.

Salam

Related posts

Tinggalkan Balasan