Menurut Orang Ini, Membangun Jalan Tidak Bermanfaat?

Foto di atas saya ambil tanggal 18 Agustus 2017, tepatnya satu hari setelah perayaan HUT RI ke-72. Saya ambil dengan menggunakan kamera HP, dalam perjalanan saya ke Pontianak, dari tempat tinggal saya di Pusat Damai. Saya tidak hapal nama tempatnya, di antara Batang Tarang dan Simpang Ampar Tayan, Kalimantan Barat. Dari penampakan di atas, terlihat bahwa jalan tersebut sudah diaspal. Pinggir jalannya sudah ditimbun, lebarnya bagi para sopir, cukup memadai, marka jalan dan rambu lalulintas memang belum ada. Ini adalah ruas jalan yang menghubungi Ibu Kota Propinsi Kalimantan Barat, Pontianak…

Read More

Provokasi Murahan Malaysia

Hubungan bilateral antara Indonesia dan Malaysia, dua negara yang dikatakan serumpun, sebenarnya cukup baik. Ada pasang surut dan dinamika dalam hubungan keduanya. Karena kedekatan ini, seperti saudara, persaingan selalu menyertainya. Dengan negara lain juga sebenarnya ada persaingan, tetapi entahlah kenapa kalau dengan Malaysia, persaingan selalu disertai emosi yang cukup tinggi. Persaingan ini terjadi dalam bidang apa saja, ekonomi, budaya, politik, sampai kepada persaingan di bidang olahraga. Contohnya saja, kalau timnas sepakbola mempertemukan Indonesia dan Malaysia, dalam ajang apa saja, dapat dipastikan seluruh emosi akan ditumpahkan, baik suporter maupun pemainnya. Kalau…

Read More

Sejarah Itu Bernama Basuki Tjahaja Purnama

Saya pendukung Ahok, walaupun saya bukan warga DKI dan pasti tidak memiliki hak suara dalam perhelatan Pilkada DKI. Tetapi saya mendukung Ahok bukan karena agamanya, kalaua saya mendukung Ahok karena Agamanya, pasti juga saya dalam Pilpres tidak akan mendukung Jokowi. Saya mendukung Ahok karena berani tidak popular akibat menjaga uang APBD DKI dari maling dan tikus titik. Tetapi saya tetap bangga dengan warga Jakarta, masih banyak yang memilih Ahok, 42% dari total yang menggunakan hak suara dikurangi suara tidak sah dan lainnya (sumber) , membuktikan masih banyak yang berpikir rasional.…

Read More

Jagalah Hati Dan Dengarlah Suara Hati

Dalam hidup ini alangkah lebih baik kita sering-sering memeriksa diri, memeriksa batin kita. Pandanglah ke dalam hati kita, apa kata hati kita sebelum kita mengucapkannya melalui kata-kata dan tindakan kita. Sekali kita mengungkapnya melalui kata-kata dan sikap kita, maka akan sulit bagi kita untuk menariknya kembali. Karena orang sudah mencatatnya dalam hati dan terarsip dengan baik di otaknya. Nilailah dan takarlah segala sesuatu dan peristiwa secara hati-hati dan teliti. Jangan tergesa-gesa menilai ucapan dan tindakan orang lain. Siapa tahu, justru ucapan yang pahit, tindakan yang kurang berkenan bagi kita justru…

Read More

Janji Mu (palsu)

Oleh sebab itu, pada hakikatnya “kontrak politik” adalah sekadar janji yang mengikat secara moral. Walaupun ada pameo bahwa janji adalah hutang, pada kenyataannya hutang ini tidak dapat dieksekusi secara legal. Jadi, rakyat seharusnya tidak gampang terperdaya oleh janji manis para calon pejabat publik, apalagi jika janji itu diucapkan di luar jangkauan akal sehat kita. (http://business-law.binus.ac.id/2014/07/05/janji-pejabat-publik/) Nah lo, makanya jangan langsung percaya kepada calon-calon pejabat publik semisal bupati, wali kota bahkan calon gubernur yang sudah tanda tangan kontrak politik. Yang ditulis saja tidak bisa digugat, apalagi yang hanya diucapkan di mulut.…

Read More

Perbedaan Yang Menyatukan

  Latar belakang pendidikan, khususnya sekolah-sekolah tempat saya menuntut ilmu mempengaruhi cara pandang saya terhadap perbedaan. Sekolah Dasar saya tempuh enam tahun, pas enam tahun di SDN Nomor 04 Seribot di kampung halaman saya. Sebuah sekolah negeri, artinya sekolah yang menerima murid atau siswa dari berbagai kalangan, agama, suku, kaya, miskin,semuanya. Sekolah Menengah Pertama atau SMP saya tempuh di sebuah sekolah swasta Katolik. SMP Yos Sudarso di Pusat Damai. Mayoritas siswanya beragama Katolik, tetapi ada juga yang beragama lain. Pendidikan dengan nilai-nilai Katolik diterapkan di sekolah ini. Selanjutnya Sekolah Menengah…

Read More

Teruslah Melakukan Pencitraan Pak Jokowi!

Saya beritahu satu RAHASIA BESAR dari diri saya. Catat, dalam Pilpres edisi 2014 yang lalu saya pilih Jokowi-JK. Sesuai slogan  pemilu yang saya tahu, yaitu LUBER, R-nya rahasia saya buka. Cukup dua tahun saya memegang rahasia ini, sungguh saya tidak sanggup lagi menjaga rahasia ini seorang diri. Ada Aq*a? Tepat pada hari Kamis, tanggal 20 Oktober 2016, sudah dua tahun Pak Jokowi menjadi Presiden Republik Indonesia, sudah dua tahun di mobil dinas bapak tercantol plat nomor kendaraan RI 1. Saya banyak baca di media online, maaf pak saya sudah lama tidak langganan…

Read More

Guru (kencing berdiri) Dan Murid (kencing berlari)

Saya memiliki banyak guru. Baik guru yang secara formal yang berdiri di depan kelas dan memberikan pelajaran kapada saya. Ataupun guru-guru di luar sekolah, yang memberikan pengetahuan dan pelajaran tentang hidup di masyarakat. Terus terang, ups apakah selama ini saya tidak berterus terang? Bukan, maksud saya, saya tergelitik, terpanggil dan merasa wajib memberikan opini pribadi dan pendapat. Bahwa ada di antara “kita” saya dan anda yang hidup di “dunia” ini yang dengan seenaknya menghakimi, menjustifikasi, menuduh, menyudutkan orang-orang. Dengan mengatakan dasar manusia tidak tahu terima kasih, gurunya saja dilawan, dikhianati, dihancurkan, dan…

Read More

Mati Malu Ala Kutal

Kalau anda berasal dari Kecamatan Bonti, khususnya dari kampung Bonti dan sekitarnya. Lahir tahun 1990-an ke bawah, gaul dan menguasai sedikit bahasa Melayu Sanggau pasti akan tahu dengan ungkapan atau istilah MATI MALU. Istilah atau ungkapan mati malu sendiri dikenalkan oleh Kutal paling tidak untuk kawasan Bonti dan sekitarnya. Kutal ini warga Bonti etnis Melayu. Jangan berprasangka buruk, apalagi langsung berpikiran saya akan menulis hal-hal yang berkaitan dengan SARA. Kutal juga saya yakin itu nama kerennya, nama aslinya saya tidak tahu. Orang ini dikenal karena dua hal. Pertama, Kutal disangkakan…

Read More

Tomongokng Yok Togoh

Berita itu saya dapat dari FB teman-teman di kampung halaman. Berita yang memberitakan tentang pelantikan Temenggung atau Tumenggung untuk suku Dayak Tinying. Melihat postingan berupa gambar atau foto, meriahnya acara pelantikan yang dihadiri oleh Bupati Sanggau dan orang-orang yang diajaknya, saya ikut senang. Bagi saya perlu ada orang yang merupakan figur di kalangan suku Dayak Tinying yang menjaga adat istiadat Dayak Tinying. Saya berharap banyak, dan saya yakin, dengan melihat dokumentasi dari teman-teman, melihat antusiasme acara tersebut. Harapan saya ini mudah-mudahan selaras juga dengan harapan teman-teman yang berasal dari Tinying.…

Read More