Penggalan Kisah Kehidupan Berasrama

Penghuni Asrama Putra Desa Pusat Damai Sekelompok anak-anak seumuran 12-15 tahun memanjat sejenis pohon jambu, yang dalam bahasa orang Tinying disebut jamu lamau. Pohon ini persis berdiri di pinggir sungai Bodok, tempat anak-anak Asrama Desa Putra Pusat Damai mandi. Anak-anak tersebut berada dalam masa pertumbuhan, salah satu ciri-cirinya adalah selera makan yang besar. Walaupun sudah mendapat jatah makan siang, sore setelah bekerja dan berolahraga, perut mulai lapar, tetapi saat makan malam belum tiba, maka apapun yang bisa dimakan menjadi korbannya, termasuk buah jambu tersebut. Rasa buahnya yang sedikit asam, sedikit…

Read More

Menyusuri Vandereng Menuju San Keuw Jong

Perjalanan menuju Samalantan dimulai pukul 16.45. Begitu keluar dari kota Bengkayang, jalanan sempit kami lalui. Ada beberapa perbaikan jalan yang dilakukan, terutama akibat tanah longsor, maklum hujan lagi senang mengguyur bumi. Pak Esel sudah memberikan informasi kepada kami, pagi tadi di jalan yang melintasi bukit Vandereng (ada juga yang menyebutnya Bendereng), ada pohon yang tumbang dan menghalangi arus lalu lintas. Dan rupanya sudah disingkirkan, sehingga perjalanan bisa lancar. Saya sedikit bercerita tentang Vandereng ini. Vandereng adalah kawasan perbukitan, jalan yang melintasinya menanjak berkelok-kelok dan akhirnya menurun kembali ke arah yang…

Read More

Balik lagi ke Bangkayang

Dari Sanggau Ledo kami kembali lagi ke Bengkayang. Pemandangan di sepanjang jalan Sanggau Ledo-Bengkayang tetap menarik perhatian saya. Sebenarnya potensi pertanian di wilayah ini begitu besar. Tanah di sekitaran Sanggau Ledo terkenal subur, terutama untuk tanaman sayuran dan padi. Kami harus balik arah lagi ke Bengkayang karena memang untuk pergi menuju tujuan selanjutnya yaitu Samalantan harus dari Bengkayang. Pak Didi tetap sebagai driver, Pak Simon di sampingnya, dan saya di kursi tengah. Ada hal-hal yang menarik dan unik yang kami lihat dan perbincangkan. Pertama, ada excavator (alat penggali) tumbang di…

Read More

The Journey

Perjalanan ini sudah direncanakan sejak tanggal 14 April 2016. Saya dan Pak Simon sepakat untuk melakukan monitoring bersama-sama ke KC Bengkayang, KC Sanggau Ledo, KC Samalantan dan KC Singkawang. Pada akhirnya Pak Didi juga bersedia ikut. Saya sebagai CMBD, Pak Simon adalah CCRI dan Pak Didi adalah CHR. Pada 18 April 2016 sekitar pukul 10.00 saya sudah dijemput oleh Pak Didi di rumah. Menggunakan mobil Kijang Innova milik lembaga, KB 1976 DE. Kemudian kami menjemput Pak Simon. Yang membawa mobil Pak Simon, pertimbangan kami, Pak Simon sudah hapal jalan kea…

Read More